Bahasa Arab Lahir dari Rahim Bahasa Semit

Bahasa Arab adalah salah satu bahasa dari variasi bahasa Semit. Bangsa Semit adalah bangsa yang beranak pinak dari keturunan Nabi Nuh AS. Banyak pendapat yang menjelaskan asal muasal Semit sebagai bangsa. Sejumlah pendapat yang paling populer dalam khazanah ilmiyah adalah pendapat yang mengatakan bahwa bangsa Semit berasal dari Jazirah Arab. Yasraf mengatakan dalam tulisannya yang dihasilkan dari penelitian ilmiyah.
Pakar sejarah Yasraf berkeyakinan bahwa Jazirah Arab merupakan daerah nenek moyang bangsa Semit.  Hidup bermula dari Jazirah Arab tumbuh beberapa bangsa yang tinggal di antara dua sungai Tigris dan Eufrat yaitu Suria, Palestina, Etiopia, Mesir hingga pada akhirnya mereka menjadi sebuah bangsa bangsa dan negara. Di kawasan tersebut mereka hidup bersama dengan bangsa Ibrani.
Sebagai bahasa, Arab memiliki banyak bentuk pengucapan dibanding dengan bahasa-bahasa lainnya dalam rumpun bahasa Semit. Ia diucapkan oleh lebih dari berjuta-juta orang sebagai bahasa ibu atau bahasa resmi satu negara yang sebagian besar tinggal di Timur Tengah. Bahasa ini adalah bahasa resmi sejumlah neganera negara arab, dan menjadi bahasa peribadatan yang digunakan oleh umat agama tertentu.
Sesuai dengan penyebaran geografisnya, bahasa Arab lisan (muhaddatsah) memiliki banyak variasi (dialek), beberapa pengguna antar bangsa bahkan tidak dapat saling mengerti satu sama lain. Oleh sebab itu lahirlah sebuah pengembangan dan perbaikan untuk membuat standard bahasa Arab. Tidak lain adalah bahasa Arab modern yang telah tetapkan sebagai satu bahasa majemuk yang didalamnya mencakup 20 sub-bahasa. Hinnga kiri bahasa arab menjadi kurikulum yang di ajarkan di sekolah dan universitas, serta digunakan di tempat kerja, pemerintahan, dan media massa.
Bahasa Arab telah memberi serapan kata kepada bahasa lain terutama pada negara negara yang mayoritas penduduknya bergama Islam, persis seperti bahasa Latin kepada kebanyakan bahasa Eropa. Bahasa Arab merupakan alat utama komunikasi budaya, sains, matematika, filsafah, dalan lain sebagainya. Inilah yang menyebabkan banyak bahasa Eropa seringkali meminjam banyak istlah bahasa Arab.
Sebagaimana bahasa Indonesia sendiri, banyak istilah istilah yang diambil dari bahasa Arab klasik. Diantara serapan yang paling banyak diambil adalah bahasa Inggris dan Arab. Hanya saja bahasa yang digunakan dalam aspek peribadatan hampir seluruhnya menggunakan bahasa arab. Hal ini tidak membuat orang Indonesia bisa berbicara dengan orang Arab dalam bahasa arab. Bahkan bahasa arab yang ada pada dokumen klasik pun hanya beberapa orang saja mampu memahaminya, diantaranya adalah para penerjemah bahasa Arab yang ada di Indonesia.

Tersimpan di Referensi Dengan label:

How to Order

Call Hotline 021-7868858 / 78882931
Berbicara langsung via "Live Chat"
Kirim Dokumen by email
Kirim Dokumen via "Form Order"
Kirim Dokumen via Facsimile
Antar Jemput Dokumen
Datang langsung ke kantor kami

Kantor Kami

Jl. Lenteng Agung Baru No. 22 Jakarta Selatan
www.jits.co.id
info@jits.co.id
parapenerjemah@yahoo.com
021 7868858 / 78882931
085600411984 / 085643058271